Jumat, 08 Februari 2013

Kiat Sukses Belajar TOEFL

TOEFL adalah singkatan dari Test of English as a Foreign Language. TOEFL adalah tes berstandar internasional yang dikembangkan oleh ETS (Educational Service) yang berpusat di Amerika Serikat. Tujuan tes TOEFL adalah untuk mengukur tingkat penguasaan Bahasa Inggris pada penutur asing. Mereka harus lulus tes TOEFL agar bisa masuk di 240 universitas yang ada di Amerika Serikat dan Kanada, banyak kampus di negara yang merupakan penutur Bahasa Inggris juga menerimanya. Sertifikat TOEFL bahkan dapat diterima hingga di 150 negara, termasuk Indonesia.

TOEFL di negara kita, sepertinya sudah menjadi syarat yang harus dimiliki para pelamar pekerjaan. Sekarang ini banyak instansi yang menuntut pelamar pekerjaan di instansi tersebut harus mempunyai nilai tes TOEFL, misalkan skor 500. Nah, untuk itu kita harus punya strategi khusus agar bisa menembus skor tersebut. Dalam artikel ini saya akan menjabarkan kiat sukses belajar TOEFL, yang bisa memudahkan Anda untuk menaklukkan test TOEFL.

Belajar TOEFL Listening Comprehension Test

Umumnya, ada lima puluh (50) pertanyaan pada bagian tes Listening Comprehension dalam tes TOEFL. Anda akan mendengarkan rekaman percakapan dari penutur asli (native speaker) sebanyak satu kali, tanpa bantuan salinan tertulis percakapan tersebut. Pembuat soal tes TOEFL sengaja menghadirkan beberapa gangguan/pengalih perhatian dalam pilihan jawaban yang tersedia.

~ Instruksi dalam tes TOEFL bersifat baku. Oleh karena itu, peserta tes sebaiknya memahami instruksi tersebut untuk menghemat waktu.
~ Dengarkan dengan cermat setiap tuturan percakapan, tetapi fokuskan perhatian pada pernyataan penutur kedua (second speaker). Seringkali penegasan dari kata kunci atau gagasan yang ditanyakan terdapat pada pernyataan yang diucapkan penutur kedua.
~ Dengarkanlah percakapan dan pidato dengan seksama dan hati-hati. Jika Anda memahami beberapa kata saja, pilihlah bentuk penegasan dari yang dituturkan dalam percakapan.
~ Mengetahui dimana pertanyaan yang mudah dan sulit biasanya ditemukan.  Dalam Listening Comprehension, pertanyaan biasanya diberikan mulai dari yang paling mudah sampai yang paling sulit.
~ Jangan pernah mengosongkan jawaban di lembar jawaban. Jawablah semua pertanyaan dan jangan biarkan sebuah pertanyaan tak terjawab, karena tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah.

Belajar TOEFL Structure Test

Bagian tes Structure & Written Expressions menguji kecakapan analisis hubungan linier unsur-unsur bahasa Inggris pada topik tertentu dalam bentuk pulihan ganda (multiple choice). Umumnya ada 40 pertanyaan di bagian ini yang harus diselesaikan dalam waktu 20 menit.

~ Instruksi dalam tes TOEFL bersifat baku. Oleh karena itu, peserta tes sebaiknya memahami instruksi tersebut untuk menghemat waktu.
~ Cermati kalimat dalam soal dan tentukan jawaban yang tepat. Soal tes structure biasanya dibuat berdasarkan pola soal yang sama. Dengan banyak berlatih, Anda akan lebih mudah mengidentifikasi modul soal-soal dalam tes structure.
~ Jawab pertanyaan dengan cermat dan cekatan. Jawablah pertanyaan yang mudah terlebih dahulu.
~ Jika memungkinkan, selesaikan menjawab soal tes sebelum durasi tes berakhir. Dengan demikian ada waktu untuk melengkapi dan meninjau ulang jawaban.
~ Penilaian tes TOEFL tidak menggunakan sistem pengurangan nilai (minus system) terhadap jawaban yang salah. Oleh sebab itu, jawablah semua pertanyaan dan jangan biarkan sebuah pertanyaan tak terjawab.

Belajar TOEFL Reading Comprehension Test

Bagian tes TOEFL Reading Comprehension menguji kecakapan Anda dalam memahami wacana, dengan menghadirkan beberapa pertanyaan terkait wacana tersebut. Biasanya ada 50 pertanyaan dalam tes ini. Dengan demikian, praktis hanya tersedia waktu satu menit untuk memilih jawaban yang tepat.

~ Alokasi waktu untuk tes ini tidak memungkinkan Anda untuk membaca sebuah wacana secara mendalam. Namun jangan khawatir karena sangat mungkin untuk menemukan jawaban yang tepat tanpa perlu membaca wacana terlebih dahulu. Jangan buang waktu Anda!
~ Mulailah dengan mencermati pertanyaan dan teliti wacana secara cekatan. Berhentilah membaca wacana begitu Anda menemukan jawaban untuk sebuah pertanyaan. Jangan mengulang bacaan dari awal, tapi lanjutkan mencermati wacana mulai dari baris dimana Anda berhenti sebelumya.
~ Pertanyaan tentang gagasan utama (main idea) sebuah wacana biasanya terletak pada bagian awal sebuah wacana. Jawablah semua pertanyaan, karena tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah.

Baiklah, artikel diatas mengenai kiat sukses belajar TOEFL. Untuk contoh soal test TOEFL akan dikupas tuntas pada pembahasan selanjutnya. Semoga bermanfaat, terima kasih.. :)

3 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More